Sekarang selaput dara buatan China, artificial virginity hymen (AVH) juga sudah ada dipasaran.AVH yang dikeluarkan oleh syarikat pengeluaran China, Gigimo, itu kononnya dijual dengan harga 30 dollar AS.

Di Jakarta alat ini dijual mulai dari harga Rp 165.000 hingga Rp 700.000. Alat itu dipakai para wanita yang baru menikah untuk mengaburi suami bahwa ia masih gadis perawan dan masih dara. artificial virginity hymenAVH dikabarkan akan mengeluarkan cairan seperti darah jika pecah.

Gigimo memasarkan produknya di beberapa negara, terutama negara yang masih menganggap kegadisan dan dara adalah hal yang mutlak dimiliki perempuan sebelum menikah.

[DASYAT!!] [VIDEO]Remaja ini mengaku tidur dengan 300 orang lelaki,buat seks dikatil ibunya

[GILA!!]Warren beatty pernah tidur dengan 12,000 orang wanita
Dia menambahkan, selaput dara palsu tidak dikenal di dunia perubatan. Namun, dalam dunia perubatan memang ada teknik pembedahan untuk membaiki hymen yang robek, iaitu hymenoplasti.

Hymen adalah lapisan mukosa yang mengelilingi atau menutupi sebagian dari muara vagina. Lapisan tersebut memiliki pembuluh darah dan saraf. Akibatnya, robekan pada hymen sering kali diikuti dengan pendarahan dan rasa nyeri.


"Lubang hymen besarnya kira-kira hanya satu jari. Jadi, kalau terjadi senggama pasti robek, kecuali yang sangat elastik yang tak mudah robek dan tak akan berdarah saat ditembus penis,"

Wanita masih dihargai dan dipandang tinggi derajatnya. Lagi pula kalau operasi ini populer, berarti kejujuran tak dihargai lagi,

hymenoplasti dilakukan oleh doktor, misalnya pada mangsa pemerkosaan. Tujuan hymenoplasti adalah mengembalikan hymen pada keadaan sebelum terjadinya robekan.

Namun, perlu diingat bahwa ketebalan, bentuk, dan elastisitas hymen berbeza pada setiap wanita. "Setiap tindakan uroginekologi dimaksudkan untuk mengembalikan fungsi dan anatominya.


sumber


Posting Komentar

Jika anda merasakan artikel ini berguna sila share bersama kawan-kawan anda
Sila Komen Dengan Berhemah,Tulisan Dari Anda Adalah pendapat Dari Anda

 
Top